--Entry One--
Kegelisahan di dalam kedinginan
Meniti sepi keseorangan
Sebuah kematian yang tiada bernisan
Sendu mengiringi perpisahan
Ruang nan luas diri bergerak bebas
Namun keupayaanku terbatas
Segala mimpi menjadi api
Perit membakar diri
Sebuah cinta dan harapan
Menjadi debu berterbangan
Tersekat nafasku kabur pandangan mataku
Amat tersiksa diriku
Kerana kehilanganmu
Mengapakah terus mengharap menanti
Walau cukup kusedari
Kau takkan kembali
Pemergianmu mengisi permintaan
Biarpun dikau masih kuperlukan
Kita dikata pasangan bahagia
Kini terasing luka
--Entry Two--
Biar berlinangan airmata
Ku takkan hentikannya
Biarkan ia menyembuh luka
Hilanglah rasa duka
Tidak ku termampu merentasi liku-liku
Oh tidak ku mampu menghadapi semua itu
Oh sungguh ku tak upaya
Jangan dibiarkan jerih perih kehidupan
Bisa meleraikan iman kan hancur semuanya
Walau menitis airmata darah
Tak bisa merubah segalanya
Melainkan taubat nasuha moga kan diterima
Namun ku percaya
Masih ada kesudahannya
Kerana allah itu
Maha kaya maha mendengar
Rintihan hamba-hambanya
Kerana sesiapa bertaqwa kepadanya
Pasti akan ada jalan keluarnya
Rezeki yang tidak disangka-sangka
Cukup Allah baginya Berkuasa segala-galanya
Terima seadanya
--Entry Three--
Seringkali kita memang tidak pernah terlupa menghitung
sedikit kekurangan/kesusahan/kesempitan yang kita alami
Seringkali juga kita selalu terlupa merenung
kelebihan/kesenangan/kelapangan yang masih banyak kita miliki
Kegelisahan di dalam kedinginan
Meniti sepi keseorangan
Sebuah kematian yang tiada bernisan
Sendu mengiringi perpisahan
Ruang nan luas diri bergerak bebas
Namun keupayaanku terbatas
Segala mimpi menjadi api
Perit membakar diri
Sebuah cinta dan harapan
Menjadi debu berterbangan
Tersekat nafasku kabur pandangan mataku
Amat tersiksa diriku
Kerana kehilanganmu
Mengapakah terus mengharap menanti
Walau cukup kusedari
Kau takkan kembali
Pemergianmu mengisi permintaan
Biarpun dikau masih kuperlukan
Kita dikata pasangan bahagia
Kini terasing luka
--Entry Two--
Biar berlinangan airmata
Ku takkan hentikannya
Biarkan ia menyembuh luka
Hilanglah rasa duka
Tidak ku termampu merentasi liku-liku
Oh tidak ku mampu menghadapi semua itu
Oh sungguh ku tak upaya
Jangan dibiarkan jerih perih kehidupan
Bisa meleraikan iman kan hancur semuanya
Walau menitis airmata darah
Tak bisa merubah segalanya
Melainkan taubat nasuha moga kan diterima
Namun ku percaya
Masih ada kesudahannya
Kerana allah itu
Maha kaya maha mendengar
Rintihan hamba-hambanya
Kerana sesiapa bertaqwa kepadanya
Pasti akan ada jalan keluarnya
Rezeki yang tidak disangka-sangka
Cukup Allah baginya Berkuasa segala-galanya
Terima seadanya
--Entry Three--
Seringkali kita memang tidak pernah terlupa menghitung
sedikit kekurangan/kesusahan/kesempitan yang kita alami
Seringkali juga kita selalu terlupa merenung
kelebihan/kesenangan/kelapangan yang masih banyak kita miliki